h1

Indonesia Butuh Pusat Pengembangan Pengecoran Logam

1 April 2009

Banyaknya komponen produk manufaktur yang dibuat melalui metode pengecoran logam (metal casting), membuat Indonesia membutuhkan Pusat Pengembangan Pengecoran Logam.

Hal tersebut dikatakan Guru Besar Tetap Fakultas Teknik UI, Prof. Dr.-Ing. Ir. Bambang Suharno, dalam acara pengkuhannya sebagai guru besar, di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Rabu.
Ia mengatakan hampir sekitar 90 persen komponen produk manufaktur seperti komponen rumah tangga, alat transportasi, peralatan komunikasi serta elektronik dibuat melalui metode pengecoran logam (metal casting).
Hal ini disebabkan teknik pengecoran logam memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode pembentukan logam lainnya seperti mampu membuat bentuk produk yang rumit dengan toleransi ukuran yang ketat, fleksibilitas jumlah produk yang dihasilkan serta proses pengerjaan akhir yang efisien sehingga mengurangi biaya dan waktu proses.

Bambang menjelaskan pada tahun 2008 lalu produksi sepeda motor di Indonesia mencapai 6.215.865 unit, sedangkan penjualan kendaraan roda empat mencapai 607.805 unit. Sebagai gambaran umum kebutuhan spesifik besi cor untuk kendaraan sepeda motor adalah sekitar 3 kg per unit kendaraan serta untuk kendaraan roda empat adalah antara 60 – 100 kg per unit kendaraan.

Sedangkan kebutuhan spesifik, lanjut dia, aluminium cor saat ini adalah 22 – 25 kg/ unit kendaraan roda dua dan 50 ? 200 kg/ unit kendaraan roda empat. Dari gambaran ini jelas nilai keekonomian industri pengecoran logam sangat strategis bagi negeri ini.

Ia mengharapkan pemberdayaan industri pengecoran logam agar dapat memanfaatkan peluang dan bersaing di pasar domestik serta global pada berbagai industri memegang peranan penting. Masih sangat diperlukan kerja sama yang lebih intensif bagi semua pemangku kepentingan industri pengecoran logam yaitu pemerintah, pelaku industri, asosiasi atau lembaga profesi, perguruan tinggi dan lembagariset.

Mempertimbangkan perkembangan pasar produk-produk cor, kebutuhan riset dan pengembangan, kebutuhan informasi dan pengetahuan serta kebutuhan adanya pemecahan masalah di industri maka sudah selayaknya segera dibangun sebuah Pusat Pengembangan Pengecoran Logam (Metal Casting Development Center) di Indonesia.

Menurut dia, industri pengecoran logam di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang mulai dari zaman penjajahan Belanda dengan membuat komponen suku cadang pabrik gula yang banyak didirikan pada periode tanam paksa, hingga saat ini pengembangannya berkaitan erat dengan tumbuhnya industri otomotif serta industri lainnya seperti industri minyak dan gas bumi, pertambangan, semen, kertas dan petrokimia. (Dikutif dari LKBN Antara)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: